Serius Tekan Angka Putus Sekolah di Kabupaten Tegal, Dinas Bidik 500 Anak untuk Sekolah Lagi

26/03/2024 BeritaBIDANG PEMBINAAN PAUD DIKMAS

Kepala Dinas Dikbud bersama Kabid Pembinaan Paud dan Dikmas Membahas Percepatan Pengentasan Angka Anak Putus Sekolah di Kabupaten Tegal

Slawi – Dinas Pendidikan dan Kebudayaan sangat konsen untuk mengentaskan angka putus sekolah di Kabupaten Tegal. Salah satunya dengan terus melanjutkan program ‘Yuh Sekolah Maning’ yang sudah bergulir sejak 2019 lalu.

Tahun ini, Dinas Dikbud kembali membidik 500 anak yang masuk dalam data angka putus sekolah di Kabupaten Tegal. Targetnya, mereka bisa kembali ke sekolah tahun tahun ini.

Kepala Dinas Dikbud Kabupaten Tegal, Fakihurrokhim, S.Sos., MM menyatakan pada 2019 pihaknya melaksanakan penuntasan angka anak putus sekolah sebanyak 6.765 orang sampai sekarang. Dari jumlah tersebut jumlah anak yang mau sekolah melalui program Yuh Sekolah Maning dari 2019 hingga 2023 sebanyak 2.923 orang.

“Sehingga, saat ini masih menyisakan jumlah anak yang belum terdata sebanyak 3.842 anak. Kami targetkan 500 anak bisa tertangani tahun ini,” ujarnya Senin 25 Maret 2024. 

Menurutnya, untuk capaian penuntasan angka anak putus sekolah sampai tahun 2023 baru diprosentase 43 persen. Hal ini banyak kendala dan hambatan yang mempengaruhi capaian yang diinginkan bersama. 

“Banyak anak putus sekolah yang berada di luar Kabupaten Tegal, orang tuanya melarang anaknya sekolah karena masih dituntut harus membantu orang tua bekerja. Hingga minimnya dukungan Kades dalam memberi motivasi untuk mengajak warganya yang putus sekolah,” cetusnya.

Ditambahkannya, untuk tahun ini pendataan program Yuh Sekolah Maning akan digulikan hingga akhir April 2024 untuk dipersiapkan mengikuti tahun ajaran baru. Penjaringan anak putus sekolah dilakukan oleh gabungan penilik, PKBM, dan Fatayat NU. (Her/Teg)