UJIAN NASIONAL JENJANG SMP/MTs KABUPATEN TEGAL TAHUN PELAJARAN 2018/2019

19/03/2019 Berita

Pelaksanaan Ujian Nasional Jenjang SMP/MTs Kabupaten Tegal Tahun Pelajaran 2018 / 2019 akan dilaksanakan dengan sistem Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) dan Ujian NasionalBerbasis Kertas Pensil (UNKP).

Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) disebut juga Computer Based Test (CBT) adalah sistem pelaksanaan ujian nasional dengan menggunakan komputer sebagai media ujiannya. Dalam pelaksanaannya, UNBK berbeda dengan sistem Ujian Nasional Berbasis Kertas Pensil (UNKP) yang selama ini sudah berjalan. Penyelenggaraan Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) tentunya tidak mudah, karena ada beberapa persyaratan yang harus dipenuhi yaitu sarana ruang khusus berjaringan baik listrik maupun LAN, koneksi internet, perangkat komputer untuk client dan server, dan sumber daya manusia yang memadai serta dukungan seluruh warga satuan pendidikan serta orangtua siswa.

Penyelenggaraan UNBK Jenjang SMP/MTs pertama kali di Kabupaten Tegal dilaksanakan pada tahun 2016 hanya diikuti oleh 1 satuan pendidikan saja yaitu SMP Negeri 1 Slawi. Hasil penyelenggaraan UNBK pada sekolah tersebut cukup menggembirakan dan semakin mendorong untuk meningkatkan literasi siswa terhadap TIK (Teknologi Informasi dan Komunikasi).

Selanjutnya secara bertahap pada tahun 2017 pelaksanakan UNBK diikuti peserta sebanyak 13 satuan pendidikan yang terdiri dari 9 SMP dan 4 MTs. 

Pada tahun 2018 yang lalu peserta UNBK diikuti peserta sebanyak 37 satuan pendidikan yang tediri dari 19 SMP dan 18 MTs. Penyelenggaraan Ujian Nasional Jenjang SMP/MTs pada tahun 2019 ini diikuti oleh 187 satuan pendidikan yang terdiri dari 110 SMP dan 75 MTs, 1 SLB Negeri, 1 SLB Swasta dan diikuti oleh 22,451 siswa yang terdiri dari 15,329 siswa SMP, 7,095 siswa MTs, 11 SLB Negeri, 16 SLB Swasta.

Penyelenggaraan Ujian Nasional jenjang SMP/MTs pada tahun 2019 ini, akan dilaksanakan pada tanggal 22 s.d. 25 April 2019 dengan jumlah satuan pendidikan yang akan mengikuti UNKP mulai berkurang menjadi 110 satuan pendidikan yang terdiri dari 71 SMP dan 37 MTs. Dan terdaftar akan diikuti oleh 9,442 siswa yang terdiridari 7,260 siswa SMP dan 2,155 siswa MTs. Sedangkan jumlah satuan pendidikan yang akan mengikuti UNBK melonjak tajam menjadi 77 satuan pendidikan yang terdiri dari 39 SMP dan 38 MTs. Dan terdaftar akan diikuti oleh 13,009 siswayang terdiri dari 8,069 siswa SMP dan 4,940 siswa MTs.

Meningkatnya jumlah peserta UNBK pada tahun 2019 ini seiring dengan kebijakan resources sharing yang dikeluarkan oleh Kemendikbud yaitu memperkenankan sekolah yang sarana komputernya masih terbatas melaksanakan UNBK di sekolah lain yang sarana komputernya sudah memadai serta dukungan dari masyarakat dan orang tua siswa. PenyelenggaraanUNBK saat ini menggunakan sistem semi-online yaitu soal dikirim dari server pusat secara online melalui jaringan (sinkronisasi) ke server lokal (sekolah), kemudian ujian siswa dilayani oleh server lokal (sekolah) secara offline. Selanjutnya hasil ujian dikirim kembali dari server lokal (sekolah) ke server pusat secara online (upload). Diharapkan peserta penyelenggaraan UNBK ke depan akan lebih meningkat lagi seiring dengan adanya perhatian dari pemerintah pusat dan daerah terkait dengan usaha pemenuhan kebutuhan sarana dan prasarana UNBK.